CARA MEMBUAT KERAK TELOR KHAS BETAWI
Membuat kerak telor, makanan tradisional khas Betawi yang gurih, renyah, dan lezat, menggunakan bahan-bahan sederhana dan teknik memasak khusus di atas bara api.
---
Bahan-Bahan
(Untuk 2 porsi)
- 2 butir telur ayam (atau telur bebek jika ingin lebih gurih)
- 100 gram beras ketan putih, direndam minimal 2 jam, lalu dikukus 15 menit hingga setengah matang
- 1 sdm ebi (udang kering), sangrai dan haluskan
- 2 sdm kelapa parut, sangrai hingga kecokelatan
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt gula pasir
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1 batang serai, memarkan (opsional, untuk aroma)
- Minyak kelapa secukupnya (untuk mengoles wajan)
Bumbu Halus
- 3 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 butir kemiri, sangrai
- 1 cm kencur
- 1 cm jahe
- 2 buah cabai merah keriting (opsional, untuk rasa pedas ringan)
Pelengkap
- Serundeng (kelapa parut sangrai + bumbu)
- Ebi sangrai halus
- Bawang merah goreng
- Irisan cabai rawit (opsional)
Alat
- Wajan cekung khusus kerak telor (biasanya dari tanah liat atau besi)
- Arang/bara api (tradisional) atau kompor gas dengan api kecil
- Spatula kayu/silikon
- Cobek dan ulekan
- Kukusan
- Kuas kecil (untuk mengoles minyak)
---
Langkah-Langkah Pembuatan
1. Persiapan Bahan
- Rendam beras ketan selama minimal 2 jam, lalu kukus hingga setengah matang. Sisihkan.
- Sangrai ebi dan kelapa parut secara terpisah hingga kering dan wangi. Haluskan ebi.
- Haluskan semua bumbu menggunakan cobek hingga lembut.
2. Membuat Adonan Dasar
- Dalam wadah, campurkan beras ketan yang telah dikukus, bumbu halus, ebi halus, kelapa sangrai, garam, gula, dan merica. Aduk rata.
- Tambahkan sedikit air (±2–3 sdm) agar adonan mudah menyebar. Aduk kembali hingga rata.
3. Memanggang Kerak Telor
a. Panaskan wajan di atas bara api (atau kompor dengan api sangat kecil).
b. Olesi wajan dengan sedikit minyak kelapa menggunakan kuas.
c. Tuang ±2 sdm adonan ketan ke dalam wajan, ratakan membentuk lingkaran tipis (diameter ±10 cm).
d. Masak sebentar hingga bagian bawah mulai mengeras (±1–2 menit).
e. Pecahkan 1 butir telur di atas adonan ketan, lalu kocok lepas langsung di atasnya.
f. Taburi permukaan dengan sedikit ebi halus, kelapa sangrai, dan serundeng.
g. Tekan-tekan perlahan dengan spatula agar telur menyatu dengan ketan.
4. Membalik & Memanggang Sisi Kedua
- Setelah telur mulai mengental (±1–2 menit), balik kerak telor dengan hati-hati menggunakan spatula.
- Letakkan kembali di atas wajan, lalu balik posisi wajan sehingga kerak telor berada di atas — letakkan wajan terbalik langsung di atas bara api (tradisional), atau gantungkan wajan di atas api dengan penjepit.
- Panggang hingga permukaan bawah (yang kini menghadap api) berwarna kecokelatan dan kering sempurna (±3–5 menit). Pastikan tidak gosong.
5. Penyajian
- Angkat kerak telor, letakkan di piring saji.
- Taburi dengan bawang merah goreng, ebi sangrai, serundeng, dan irisan cabai rawit sesuai selera.
- Sajikan selagi hangat dan renyah.
---
Catatan Penting
- Teknik membalik wajan dan memanggang dari atas adalah ciri khas kerak telor Betawi, sehingga tekstur atasnya juga kering dan garing.
- Jika tidak punya bara api, bisa menggunakan kompor gas + blowtorch atau oven dengan api atas (grill), meski hasilnya sedikit berbeda.
- Ketan harus benar-benar setengah matang agar saat dipanggang tidak terlalu keras atau mentah.
---

Komentar
Posting Komentar